Operasi Udara PK-CFX Berakhir, Pasukan Elit Yon Parako 466 Pasgat Berhasil Angkat Seluruh Korban

/Dok, faktakalbar

FAKTAJATIM.ID – Misi kemanusiaan pasca-jatuhnya helikopter sipil PK-CFX di Kabupaten Sekadau resmi berakhir.

Melalui operasi udara yang kompleks dan penuh tantangan, Tim SAR gabungan bersama TNI Angkatan Udara berhasil mengevakuasi seluruh jenazah ke Apron Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (17/4/2026).

Menembus Medan Sulit dengan Super Puma

Mengingat lokasi jatuhnya pesawat Airbus H130 tersebut berada di area yang nyaris mustahil dijangkau jalur darat, TNI AU mengerahkan alutsista andalannya, Helikopter Super Puma dari Skadron Udara 6.

Operasi pengangkatan jenazah dari titik nol kecelakaan melibatkan prajurit elit Batalyon Para Komando (Yon Parako) 466 Pasukan Khas (Pasgat).

Para prajurit ini harus bekerja di bawah risiko tinggi untuk memastikan setiap tahapan evakuasi dilakukan dengan ketelitian maksimal di tengah medan geografis Sekadau yang ekstrem.

Misi Kemanusiaan dan Penghormatan Terakhir

Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono, yang memimpin langsung jalannya operasi, menegaskan bahwa aspek keselamatan dan penghormatan kepada korban menjadi prioritas utama dalam misi ini.

“Kami tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga mengemban amanah kemanusiaan. Duka ini adalah duka kita bersama. Lanud Supadio akan selalu hadir untuk memastikan setiap proses evakuasi berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh penghormatan kepada para korban,” tegas Sidik Setiyono di hadapan awak media.

Setibanya di Apron Lanud Supadio, seluruh jenazah disambut dengan prosesi penerimaan yang khidmat sebelum diserahkan kepada pihak terkait untuk identifikasi lebih lanjut.

Sinergi Tanpa Batas di Garis Depan

Keberhasilan evakuasi ini disebut sebagai buah dari kolaborasi taktis yang solid antara TNI, Basarnas, dan berbagai elemen pendukung lainnya.

Sinergi ini terbukti mampu mengurai kompleksitas kendala di lapangan, mulai dari cuaca hingga keterbatasan akses.

“Di tengah keterbatasan dan tantangan medan, semangat kebersamaan menjadi kunci. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang telah bekerja tanpa kenal lelah demi misi kemanusiaan ini,” tambah Sidik.

Tuntasnya proses pemindahan jenazah ini menutup rangkaian misi tanggap darurat kecelakaan PK-CFX, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen alutsista dan personel TNI AU dalam pengabdian kemanusiaan bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *