Daerah  

Menanti 14 Tahun, 11 Wartawan Jawa Timur Berangkat Haji di Musim 2026

Foto ilustrasi/kemenag.

FAKTAJATIM.ID – Kerinduan mendalam untuk menunaikan rukun Islam kelima akhirnya terbayar bagi belasan jurnalis di Jawa Timur.

Sebanyak 11 wartawan, yang sebagian besar tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan KONI Jawa Timur dan PWI Jatim, resmi masuk dalam daftar jamaah calon haji yang berangkat tahun 2026.

Momen haru ini menjadi puncak penantian panjang selama 14 tahun, setelah mereka mendaftarkan diri secara bersama-sama sejak tahun 2012 silam.

Kekompakan dari Lapangan Olahraga ke Tanah Suci

Keberangkatan enam wartawan dari Pokja KONI Jatim menjadi bukti nyata kekompakan para kuli tinta yang sehari-hari meliput kegiatan olahraga.

Meiga Ridwan dari media Kanal Satu mengisahkan bahwa niat suci ini bermula dari kesepakatan bersama rekan sejawat di tahun 2012.

“Alhamdulillah, waktu itu teman-teman sepakat dan ada rezeki untuk mendaftarkan diri haji pada 2012. Setelah menunggu 14 tahun, akhirnya tahun ini kami mendapat panggilan resmi dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Surabaya,” kata Meiga saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Senin (4/5/2026).

Rombongan wartawan Pokja KONI Jatim tersebut meliputi:

  • Endradi Prayogo (Redaktur Memorandum)

  • Rachmad Noto Utomo (CEO Info Garuda)

  • Bambang Wahyono (Petisi.co)

  • Meiga Ridwan (Kanal Satu)

  • Fonda August Herwindo (Wakabiro Garuda TV Surabaya)

  • Wawan Trianto (Pemimpin Redaksi Harian Bhirawa)

Selain mereka, terdapat lima jurnalis senior PWI Jatim lainnya seperti J. Rois, Mahmud Suharmono, Afrizal, Anwar Hudiyono, dan Heri Sunaryo yang juga berangkat pada musim haji tahun ini.

Terbagi dalam Empat Kloter

Sebelas wartawan tersebut tersebar dalam empat kelompok terbang (kloter) yang berbeda.

Sebanyak enam orang tergabung dalam Kloter 50 Embarkasi Surabaya, sementara sisanya bergabung dengan kloter asal Sidoarjo, Gresik, serta keberangkatan mandiri.

“Yang paling banyak ada di Kloter 50, sebanyak enam orang. Sisanya ada yang bergabung dengan kloter Sidoarjo, Gresik, dan ada juga yang berangkat mandiri,” jelas Ega, sapaan akrab Meiga.

Dukungan Perusahaan dan Tugas Suci

Dukungan penuh datang dari perusahaan media tempat mereka bernaung. Fonda August Herwindo, Wakabiro Garuda TV Surabaya yang juga dipercaya sebagai Ketua Regu 2 Rombongan 5 Kloter 50, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan kantornya.

“Sangat dipermudah, tidak ada halangan. Semua tahapan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sehingga tidak sampai mengganggu pekerjaan, dan kantor sangat mendukung,” ucap Fonda.

Meski fokus utama adalah beribadah secara khusyuk, jiwa jurnalistik mereka tetap tidak padam. Fonda menyatakan kesiapannya untuk tetap membagikan kabar baik dari Tanah Suci jika situasi memungkinkan.

“Fokus utama tentu ibadah. Tapi kalau bisa mengabarkan hal-hal baik dari sana, kenapa tidak. Sebagai insan pers, kami tetap punya tanggung jawab menyampaikan informasi positif,” ujarnya.

Keberangkatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi insan pers lainnya untuk mulai merencanakan ibadah haji sedini mungkin. Ega berpesan agar rekan sejawatnya tidak ragu untuk mulai menabung demi memenuhi panggilan Allah SWT.

“Mudah-mudahan doa kami di Tanah Suci nanti makbul dan teman-teman wartawan Surabaya juga segera mendapat panggilan. Sisihkan sebagian rezeki karena insya Allah kalau sudah niat, jalannya akan dilancarkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *