Daerah  

Kebocoran Gas Picu Kebakaran di Jogoroto Jombang, Pemilik Rumah Alami Luka Bakar

Ilustrasi Damkar/Dok. Wikipedia

FAKTAJATIM.ID– Insiden kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Senin (9/3/2026) pagi.

Api yang diduga berasal dari kebocoran tabung LPG tersebut tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga melukai pemilik rumah.

Peristiwa ini menimpa kediaman Bida Suhanik (54).

Kobaran api yang muncul tiba-tiba dari area dapur sempat membuat warga sekitar panik sebelum akhirnya dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.

Respon Cepat Petugas

Komandan Regu Damkar Pos Jombang Kota, Ronaldo, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan darurat sekitar pukul 08.13 WIB dari seorang warga bernama Ika Oktaviani.

Tim pemadam segera dikerahkan untuk meminimalkan dampak kerusakan.

“Petugas berangkat satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.20 WIB untuk melakukan penanganan,” ucap Ronaldo dalam keterangan yang diterima pada Senin (9/3/2026) sore.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah melahap area dapur berukuran 3×4 meter.

Upaya pemadaman dan pembasahan segera dilakukan agar api tidak merambat ke bangunan utama rumah atau pemukiman di sekitarnya.

Penyebab dan Dampak Kebakaran

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, penyebab kebakaran dipicu oleh masalah pada instalasi kompor gas di rumah korban.

“Dugaan sementara, api muncul akibat kebocoran gas dari kompor LPG yang digunakan di dapur tersebut,” ujar Ronaldo melanjutkan.

Akibat kejadian ini, dapur rumah mengalami kerusakan cukup serius di bagian interior.

“Akibat kejadian ini, dapur rumah mengalami kerusakan dengan taksiran kerugian materiil sekitar Rp500 ribu,” ungkapnya.

Namun, kerugian terbesar adalah kondisi fisik pemilik rumah.

Bida Suhanik dilaporkan mengalami luka bakar pada sebagian tubuhnya dengan persentase luka sekitar 10 persen. Korban pun langsung mendapatkan penanganan medis pascakejadian.

Imbauan Kewaspadaan

Petugas berhasil memastikan api sepenuhnya padam dan situasi dinyatakan aman pada pukul 09.00 WIB.

Berkaca pada insiden ini, pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memelihara alat rumah tangga yang rentan memicu api.

“Kami imbau warga untuk rutin memeriksa kondisi selang, regulator, serta tabung LPG untuk mencegah potensi kebocoran yang dapat memicu kebakaran,” pungkas Ronaldo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *