FAKTAJATIM.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perikanan (Diskan) menyalurkan bantuan sebanyak 1.500 benih ikan air tawar kepada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan, Rabu (5/8/2026).
Bantuan ini diserahkan untuk menyokong program pembinaan kemandirian serta keterampilan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Rincian bantuan yang diserahkan terdiri atas 1.000 benih ikan nila dan 500 benih ikan lele. Seluruh benih tersebut akan langsung dikembangkan di fasilitas kolam budi daya milik Rutan Kraksaan.
Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan, M Yasin Zaini, menyampaikan bahwa program ini menjadi wadah edukasi yang sangat berharga bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Program itu diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pembinaan,” kata Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kraksaan M Yasin Zaini di sela-sela distribusi bantuan benih di rutan setempat, Rabu.
Baca Juga: Ketuk Palu! DPRD dan Pemkab Situbondo Sahkan Perda Penanggulangan Pelacuran hingga HIV/AIDS
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan Diskan Kabupaten Probolinggo, sehingga bantuan benih itu akan kami kelola dengan sebaik-baiknya sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan,” ujarnya.
Yasin berharap, keterampilan teknis budi daya perikanan yang didapat di dalam rutan dapat menjadi modal usaha produktif saat para warga binaan kembali ke tengah masyarakat kelak.
Sinergi Daerah Mendorong Ketahanan Pangan
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Diskan Kabupaten Probolinggo, Wahid Noor Azis, mengapresiasi langkah aktif Rutan Kraksaan yang terus menggerakkan program pemasyarakatan berbasis keterampilan produktif.
“Kami mengapresiasi komitmen Rutan Kraksaan dalam mengembangkan budi daya perikanan sebagai media pembinaan warga binaan. Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga mampu memberikan nilai edukatif, produktif sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan,” katanya lagi.
Wahid menekankan bahwa sektor perikanan budi daya tidak sekadar melatih kemampuan teknis panen, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa kewirausahaan para peserta binaan.
“Dengan adanya kegiatan budi daya ini, kami berharap warga binaan memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat, sehingga setelah kembali ke masyarakat mereka memiliki kemampuan untuk membangun usaha secara mandiri dan produktif,” ujarnya.
Melalui sinergi ini, Diskan Kabupaten Probolinggo dan Rutan Kelas IIB Kraksaan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi pembinaan yang berdampak nyata, baik bagi penguatan ketahanan pangan daerah maupun proses reintegrasi sosial warga binaan.
Baca Juga: Antisipasi Inflasi Pangan, Ade Suherman Desak Pemprov DKI Petakan Dampak Kenaikan Harga Plastik















