FAKTAJATIM.ID — Memasuki musim kemarau, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Madiun tetap konsisten menjaga kebugaran tubuh melalui kegiatan olahraga rutin berupa senam bersama dan jalan kaki.
Langkah ini dilakukan guna memastikan stamina seluruh personel berada dalam kondisi prima untuk menjalankan berbagai tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Kegiatan yang digelar pada Jumat (14/8/2026) tersebut diikuti oleh hampir seluruh anggota Tagana Kota Madiun, di luar personel yang sedang bertugas piket maupun berhalangan hadir.
Sebelum menempuh rute jalan kaki, para anggota terlebih dahulu mengikuti sesi senam bersama yang dipimpin oleh Koordinator Tagana Kota Madiun, Koirul Aspanuri.
Sesi olahraga diawali dengan peregangan dan pemanasan terstruktur melingkupi gerakan kepala, tangan, pinggang, hingga kaki.
Pemanasan ini dirancang untuk mengaktifkan fungsi otot, meningkatkan kelenturan tubuh, serta memperlancar sirkulasi darah sebelum memasuki aktivitas fisik utama.
Baca Juga: Banjir Grobogan, Jalur Rel Gubug-Karangjati kembali Amblas
Penyesuaian Intensitas Olahraga di Musim Panas
Koordinator Tagana Kota Madiun, Koirul Aspanuri, menjelaskan bahwa intensitas latihan fisik selama musim kemarau disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kemampuan tubuh para anggota. Tempo gerakan senam dibuat lebih terukur dengan porsi waktu istirahat yang lebih panjang.
“Di musim panas ini, senam sengaja dibuat lebih singkat karena tubuh lebih mudah berkeringat. Saat beristirahat, kami juga mengimbau teman-teman untuk minum air putih secukupnya,” jelas Koirul.
Koirul mengimbau para personel untuk tidak memaksakan diri mengejar beban atau target durasi latihan. Menurutnya, hal terpenting dalam pembinaan fisik ini adalah menjaga ketahanan tubuh secara bijak.
“Hal yang lebih penting adalah memperhatikan kondisi tubuh, seperti pernapasan, detak jantung, serta kemampuan tubuh untuk kembali pulih setelah beraktivitas,” tambahnya.
Usai sesi senam, rombongan melanjutkan agenda dengan berjalan kaki mengambil titik start dari Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Madiun. Para anggota menyusuri rute yang melintasi area Kelurahan Taman sebelum akhirnya kembali ke titik awal.
Melalui program pembinaan fisik berkala ini, anggota Tagana Kota Madiun diharapkan mampu mempertahankan daya tahan tubuh serta respon kesiapsiagaan di lapangan.
Kondisi fisik yang sehat dan tangguh menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan pertolongan tercepat bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana di musim kemarau.
Baca Juga: IKG Jawa Timur 2025 Menurun, Ketimpangan Gender Semakin Mengecil













