Selat Hormuz Lumpuh: 20.000 Pelaut Terjebak dan 8 Orang Tewas Akibat Blokade Iran

Peta selat Hormuz. (Dok. Disway.id)

FAKTAJATIM.ID – Krisis kemanusiaan dan ekonomi membayangi kawasan Teluk menyusul pernyataan keras dari pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Pada Kamis malam, 12 Maret 2026, situasi pelayaran internasional dilaporkan lumpuh total. Iran menegaskan akan terus menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara tetangga sebagai bagian dari strategi perang mereka.

Hal ini memicu kekhawatiran global terhadap keselamatan ribuan nyawa yang kini terombang-ambing di tengah laut.

Laporan terbaru mencatat sekitar 20.000 pelaut dari berbagai negara saat ini terjebak di atas kapal kargo dan tangker karena tidak bisa melintasi Selat Hormuz yang diblokade.

Konflik ini telah memakan korban jiwa; setidaknya delapan orang pelaut dikabarkan tewas sejak eskalasi dimulai.

Sementara itu, di Lebanon, korban tewas akibat serangan balasan Israel terus bertambah hingga mencapai 687 orang, termasuk warga sipil yang berada di zona konflik Beirut.

Kondisi di dalam negeri Iran sendiri tidak kalah memprihatinkan. Warga Teheran menggambarkan suasana kota yang sangat “mencekik” dengan patroli militer ketat dan ketakutan akan serangan udara susulan.

Badan pengungsi PBB (UNHCR) melaporkan bahwa jumlah orang yang mengungsi di dalam Iran kini menembus angka 3,2 juta jiwa. Ketidakpastian politik mengenai kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei yang belum muncul secara fisik pun kian memperkeruh suasana di lapangan.[dit]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *