FAKTAJATIM.ID – Arus balik Lebaran di ruas Tol Nganjuk arah Surabaya sempat mengalami kepadatan panjang pada Selasa (24/3/2026) petang.
Hal ini dipicu oleh kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan di dua titik berbeda pada KM 639 sekitar pukul 17.30 WIB.
Kronologi Titik Pertama: Berawal dari Kurang Jaga Jarak
Kecelakaan pertama melibatkan lima unit mobil, yakni Toyota Vios (B 1902 OX), Mitsubishi Xpander (L 1037 CAL), Toyota Calya (L 1428 CAX), Toyota Avanza (S 1163 XR), dan satu kendaraan yang tidak dikenal.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Putu Darius Pradnyana, menjelaskan bahwa insiden bermula saat mobil Vios yang dikemudikan seorang dosen asal Surabaya kehilangan kendali atas jarak aman kendaraannya.
“Kecelakaan bermula saat Vios melaju dari barat ke timur, pengemudinya kurang hati-hati dan kurang menjaga jarak aman, menabrak kendaraan tidak dikenal di depannya,” jelas Putu Darius kepada awak media.
Benturan pertama tersebut memicu efek domino. Mobil Xpander, Calya, dan Avanza yang berada tepat di belakangnya tidak sempat menghindar karena posisi yang terlalu dekat, sehingga tabrakan beruntun tidak terelakkan.
Kecelakaan Kedua Akibat Imbas Kepadatan
Tak berselang lama, kecelakaan susulan terjadi di lokasi yang sama melibatkan dua kendaraan lainnya, yaitu Toyota Innova (AE 1862 JD) dan Mitsubishi Xpander (L 1154 DAI).
Insiden kedua ini terjadi karena pengemudi kurang waspada terhadap perlambatan arus di depannya pasca-kecelakaan pertama.
“Kecelakaan kedua berawal ketika Innova yang melaju dari barat ke timur, sampai di TKP kurang hati-hati, sehingga menabrak Xpander yang mengurangi kecepatan akibat terjadi kecelakaan sebelumnya,” terang Putu.
Kondisi Korban dan Arus Lalu Lintas
Meskipun melibatkan banyak kendaraan dan menyebabkan kerusakan fisik yang cukup parah pada bagian depan serta belakang mobil, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban dalam peristiwa ini.
“Hanya kerugian material. Untuk korban jiwa maupun luka, nihil,” tandas Putu Darius.
Akibat insiden ini, lalu lintas di Tol Nganjuk menuju Surabaya sempat mengalami stuck dan kepadatan mengular.
Arus kendaraan baru mulai terurai dan kembali kondusif sekitar pukul 20.00 WIB setelah personel Satuan PJR Jatim 6 melakukan evakuasi kendaraan dan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian.















