FAKTAJATIM.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat fondasi sumber daya manusia dengan menyiapkan 8.000 kuota beasiswa bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).
Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin (gakin) dan pramiskin di seluruh penjuru kota.
Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari legislatif. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, mendorong percepatan realisasi program ini, namun memberikan catatan kritis mengenai akurasi data.
“Kalau memang ini untuk membantu orang tua yang kurang mampu agar anaknya tetap bisa sekolah PAUD atau TK, kita dukung. Kita ingatkan, penerima harus dari keluarga gakin,” tegas Bahtiyar, Senin (9/3/2026).
Penyaluran Lewat Lembaga Pendidikan
Berbeda dengan skema bantuan tunai langsung, beasiswa sebesar Rp50.000 per bulan ini rencananya tidak diberikan langsung kepada keluarga siswa, melainkan disalurkan melalui lembaga pendidikan usia dini tempat siswa tersebut belajar.
Langkah ini diambil untuk memastikan dana tersebut benar-benar terserap untuk kebutuhan operasional pendidikan anak.
Bahtiyar menilai pendidikan pada usia PAUD dan TK sangat krusial dalam membentuk karakter dan kesiapan belajar anak sebelum menginjak jenjang SD.
“Harus tepat sasaran,” kata Bahtiyar. Pimpinan DPRD dari Fraksi Gerindra ini menambahkan bahwa saat ini pemerintah kota sedang dalam tahap konsolidasi dan verifikasi data agar bantuan tidak salah sasaran.
Melengkapi Ekosistem “Pemuda Tangguh”
Program beasiswa PAUD-TK ini menjadi kepingan pelengkap dari ekosistem bantuan pendidikan di Surabaya.
Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah sukses menjalankan program beasiswa “Pemuda Tangguh” untuk jenjang SMA/SMK/MA serta beasiswa kuliah bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera.
Dengan adanya bantuan di tingkat dasar ini, diharapkan beban ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak Surabaya untuk mendapatkan pendidikan sejak dini.
“Dengan adanya bantuan ini diharapkan tidak ada lagi anak Surabaya yang tertinggal pendidikan sejak usia dini hanya karena faktor ekonomi,” ujar Bahtiyar.
Harapan Segera Direalisasikan
DPRD Surabaya berharap setelah proses administrasi dan validasi data rampung, bantuan ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketepatan sasaran tetap menjadi poin utama yang digarisbawahi oleh pihak legislatif.
“Kalau ini bisa berjalan dengan baik, tentu akan sangat membantu masyarakat. Yang terpenting adalah memastikan program ini benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.















