Gagalkan Tawuran di Jalan Gajah Mada, Polres Mojokerto Kota Ringkus 6 Pemuda Mabuk

FAKTAJATIM.ID –Personel Polres Mojokerto Kota berhasil mencegah bentrokan antar dua kelompok remaja di kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Minggu (8/3/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan enam pemuda yang kedapatan dalam kondisi mabuk dan siap melakukan aksi tawuran.

Personel Polres Mojokerto Kota berhasil mencegah bentrokan antar dua kelompok remaja di kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Minggu (8/3/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan enam pemuda yang kedapatan dalam kondisi mabuk dan siap melakukan aksi tawuran.

​Aksi sigap ini bermula dari laporan warga melalui call center 110 Polri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Patroli Siaga Cipkon Harkamtibmas yang dipimpin Ipda I Made P langsung meluncur ke lokasi sekitar pukul 03.00 WIB.

​Di lokasi, petugas mendapati dua kelompok pemuda yang tengah memacu sepeda motor secara ugal-ugalan dan saling memotong jalan.

Ketegangan memuncak saat kedua kelompok berhenti di depan pos polisi Benteng Pancasila untuk memulai baku hantam.

​”Sebelum aksi tawuran terjadi, anggota patroli dengan sigap langsung mengamankan situasi dan mengamankan para remaja tersebut,” ujar Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto.

Identitas Pelaku dan Sanksi

​Dari hasil pengamanan, diketahui bahwa mayoritas dari enam pemuda tersebut berasal dari luar daerah. Berikut adalah identitas mereka:

  • ​Hariyadi (24): Trenggalek
  • ​Samuel Alberto (19) & Riski Pramana Putra (20): Kota Kediri
  • ​Arya Tarangga (20): Surabaya
  • ​Brahma Putra (23) & Wibi Kurnia (27): Kota Mojokerto

​Keenamnya langsung digelandang ke Mapolres Mojokerto Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Satsamapta, para pelaku dikenakan sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

Selain itu, polisi menyita dua unit sepeda motor yang digunakan karena tidak dilengkapi STNK.

Komitmen Keamanan Selama Ramadan

​AKBP Herdiawan mengapresiasi masyarakat yang proaktif melaporkan potensi gangguan keamanan.

Ia menegaskan bahwa patroli akan semakin diperketat, terutama selama bulan suci Ramadan.

​”Patroli Cipkon terus kami intensifkan selama Ramadan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya, khususnya pada jam-jam rawan. Mari bersama-sama menjaga Kota Mojokerto tetap aman, nyaman dan kondusif,” tandasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *